Langsung ke konten utama

Wanita Rentan Kanker Payudara Jika Sering Kena Asap Rokok

Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Meksiko, Meski tidak merokok bukan berarti wanita terbebas dari dampak asap rokok. Wanita yang sering terpapar asap rokok alias perokok pasif 3 kali lebih mungkin menderita kanker payudara.

Telah banyak bukti yang menunjukkan bahwa perokok pasif juga menanggung risiko kesehatan yang besar dari paparan asap rokok. Perokok pasif diketahui 2 kali lebih mungkin meninggal akibat penyakit jantung dan kanker paru-paru.

Tapi kini, sebuah studi baru juga menunjukkan bahwa wanita perokok pasif memiliki risiko 3 kali lebih besar menderita kanker payudara karena sering terpapar asap rokok.

"Setiap orang harus menghindari asap rokok," tegas Lizbeth Lopez-Carrillo, profesor epidemiologi di National Institute for Public Health, Meksiko, seperti dilansir dari Indiavision, Selasa (5/10/2010).

Menurut Lopez-Carrillo, produk rokok tembakau menghasilkan dua aliran asap, yaitu asap yang masuk dan dihisap oleh perokok itu sendiri serta asap yang dikeluarkan sebagai efek pembakaran rokok. Asap inilah yang mengontaminasi lingkungan sekitar, termasuk juga membahayakan kesehatan orang-orang yang tidak merokok seperti wanita dan anak-anak.

Dalam studi ini, Lopez-Carrillo dan rekannya mempelajari 504 wanita yang didiagnosa dengan kanker payudara dan 504 wanita sehat lainnya dengan usia yang sama.

Peneliti membandingkan kedua kelompok partisipan ini. Hasilnya, dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah merokok dan tidak atau jarang terpapar asap rokok (perokok pasif), wanita yang sering terpapar asap rokok memiliki risiko kanker payudara 3 kali lebih tinggi.

Lopez-Carrillo menjelaskan, hal ini biasanya dialami oleh wanita yang memiliki anggota keluarga seperti suami, ayah, anak atau anggota keluarga lain, yang menjadi perokok aktif. Kemungkinan lain adalah karena wanita bekerja di lingkungan yang penuh dengan perokok aktif dan asap rokok.

"Baik perokok aktif maupun pasif keduanya merupakan faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Jadi untuk mencegah berbagai risiko penyakit, kita tidak hanya harus mengurangi perokok aktif, tetapi juga perokok pasif," jelas Lopez-Carrillo lebih lanjut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambu untuk Mengurangi Karbon Dioksida

Vegetasi bambu berdaya serap karbon dioksida tergolong paling besar, berbeda dengan jenis pohon lain karena bambu memiliki kemampuan fotosintesis efisien, yaitu menyerap kembali sebagian karbon dioksida yang dihasilkan. Dunia tidak akan bisa menolak bambu dengan ekolabel karena bambu yang tidak dipanen atau dimanfaatkan justru akan membusuk di alam dan melepaskan emisi Dalam pembahasan di Konferensi Perubahan Iklim PBB di Kopenhagen, Denmark, baru-baru ini, penanaman bambu diupayakan masuk dalam program Alih Guna Lahan dan Kehutanan (LULUCF), serta Reduksi Emisi dari Perusakan Hutan dan Degradasi Lahan (REDD). ”Dunia tidak akan bisa menolak bambu dengan ekolabel karena bambu yang tidak dipanen atau dimanfaatkan justru akan membusuk di alam dan melepaskan emisi,” kata Marc Peeters, salah satu penanam modal usaha pembibitan bambu satu-satunya di Indonesia dengan teknologi kultur jaringan dari Belgia, Senin (1/2/2010) di Jakarta. Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup Sarwono Kusumaat...

Diet Sehat Dengan Air Putih

By Finalia Kodrati, Lutfi Dwi Puji Astuti VIVAnews - Banyak wanita yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan tubuh yang indah. Bahkan, mereka rela melakukan operasi plastik atau mengosumsi obat-obatan mahal. Padahal, dengan air putih saja bisa bisa membantu wanita untuk menjaga keindahan tubuhnya. Ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, Dr Hardiansyah mengatakan berdasarkan hasil uji klinis air putih bisa membantu diet. Penelitian yang dilakukan di mancanegara terhadap kelompok orang yang minum 500 ratus ml air atau dua gelas air sebelum makan dan dilakukan selama tiga bulan terbukti bisa menurunkan berat badan sebanyak 2 kg dibanding kelompok orang yang tidak minum sebelum makan. Meski kalori yang masuk sama. "Uji klinis ini sudah dilakukan di mancanegara terhadap 75 orang yang diberi minum dan75 orang yang tidak diberi minum sebelum makan," kata Dr Hardiansyah dalam acara Woman Health Expo di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu 6 Februari 2010. Dia juga memberikan ...

7 Rasa Sakit di Selangkangan Pria

(Foto: thinkstock) Jakarta, Pria memang lebih bisa menahan sakit ketimbang wanita. Pria biasanya baru akan mempedulikan rasa sakit jika sudah menyangkut fungsi reproduksi. Ada 7 rasa sakit di selangkangan pria yang nyerinya cukup menyiksa. Gejala yang muncul bisa meliputi daerah testis, penis dan juga prostat seperti gatal, nyeri, benjolan, luka, ruam, bengkak atau rasa seperti terbakar. Dikutip dari Menshealth , Jumat (29/10/2010) terdapat 7 gejala yang menunjukkan adanya gangguan pada reproduksi yang letaknya di seputar selangkangan yaitu: 1. Mengalami nyeri di testis Rasa sakit atau nyeri pada testis biasanya disebabkan salah satu testis memutar sehingga bisa menghambat suplai darah, dan ini bisa menimbulkan rasa sakit yang menusuk. Kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan, karena bisa membuat seseorang kehilangan satu testisnya. Untuk mengetahuinya dokter akan melakukan pemeriksaan USG untuk melihat kondisi testis. 2. Mengalami rasa sakit pada saluran sperma ...