Langsung ke konten utama

8 Penyebab Sakit Gigi dan Mulut

Merry Wahyuningsih - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Kebanyakan orang tidak sadar bahwa masalah kesehatan gigi dan mulut sangat berkaitan erat dengan masalah organ tubuh lainnya. Ada 8 penyebab utama yang menjadi masalah pada kesehatan gigi dan mulut.

Di Indonesia, permasalahan gigi dan mulut merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang mengkhawatirkan. Permasalahan ini menduduki urutan pertama dari daftar 10 besar penyakit yang paling dikeluhkan oleh masyarakat Indonesia.

"Berdasarkan prosedur pemeriksaan gigi dan mulut memang ada delapan permasalahan yang kerap ditemukan oleh para dokter gigi di Indonesia terhadap pasiennya," ujar Prof DR drg Melanie S. Djamil, Mbiomed, dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, dalam acara temu media '8 Aksi Perlindungan Gigi dan Mulut' di Penang Bistro, Jakarta, Selasa (31/8/2010).

Berikut 8 penyebab utama masalah gigi dan mulut:

1. Gigi berlubang

Hal ini disebabkan adanya plak yang menjadi tempat kembang biak bakteri. Bakteri akan menghasilkan asam, hasil dari fermentasinya dengan karbohidrat dan merusak email gigi serta menyebabkan gigi berlubang.

Untuk mengatasinya, gosok gigi secara teratur dua kali sehari selama dua menit dan hindari makanan yang mengandung gula diantara jam makan.

2. Noda pada gigi
Disebabkan oleh seringnya mengonsumsi makanan dan minuman yang berwarna seperti teh, kopi dan lainnya.

Untuk mengatasinya, selalu berkumur air putih setelah mengonsumsi teh atau kopi.

3. Email gigi lemah

Kekurangan mineral seperti kalsium dan flouride dapat menyebabkan email gigi lemah. Selain itu, banyak mengonsumsi makanan dan minuman dengan kadar manis dan asam tinggi seperti soda, kunyit, asam jawa, cuka dan lainnya, dapat mengikis lapisan email gigi.

Untuk mengatasinya, hindari makanan yang mengandung asam dan langsung membersihkan gigi setelah mengonsumsi makanan yang mengandung asam.

4. Napas tidak segar

Tidak ada yang lebih buruk dibandingkan napas tidak segar di pagi hari, yang disebabkan oleh sisa makanan yang membusuk di sela-sela gigi dan jutaan bakteri yang tumbuh di dalam mulut. Namun, bau mulut atau halitosis juga bisa disebabkan oleh adanya penyakit rongga mulut.

Kebersihan dan kesegaran mulut harus dijaga dengan menggosok gigi dua kali sehari serta membersihkan lidah.

5. Pembengkakan gusi
Bakteri yang terkumpul disela-sela gusi dan gigi dapat mengiritasi gusi sehingga gusi infeksi dan meradang. Apabila tidak segera diobati dapat mengakibatkan gigi tanggal dan juga dapat berujung ke penyakit jantung, paru-paru dan diabetes.

Hindari penggosokan gigi yang terlalu kencang, yang dapat membuat gusi terluka atau sela-sela gusi dan gigi terbuka, sehingga makanan tidak akan masuk dan membuat gusi meradang.

6. Penumpukan plak
Plak adalah semacam lapisan tipis pada permukaan gigi yang ditumbuhi oleh bakteri, terbentuk air liur dan protein. Bila dibiarkan, plak akan menyebabkan lubang pada gigi dan juga dapat menyebabkan radang gusi.

Selalu sikat gigi setelah makan sehingga tidak ada kesempatan untuk bakteri berkembang biak dan mengakibatkan plak.

7. Penumpukan tartar
Tartar merupakan lapisan keras berwarna kuning pucat yang terbentuk dari penumpukan plak secara berkepanjangan. Tartar mengotori gusi dan menjadi tempat berkembangnya bakteri.

Sekali terbentuk, tartar tidak bisa dihilangkan dengan sikat gigi. Namun, pertumbuhannya dapat diperlambat dengan menggunakan pasta gigi berformula anti tartar.

8. Permasalahan bakteri
Hal-hal yang memicu pertumbuhan bakteri secara pesat adalah karena kurangnya perawatan pada gigi dan mulut untuk menjaga kebersihan.

Menggosok gigi dengan teratur adalah kunci utama untuk mencegah permasalahan bakteri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambu untuk Mengurangi Karbon Dioksida

Vegetasi bambu berdaya serap karbon dioksida tergolong paling besar, berbeda dengan jenis pohon lain karena bambu memiliki kemampuan fotosintesis efisien, yaitu menyerap kembali sebagian karbon dioksida yang dihasilkan. Dunia tidak akan bisa menolak bambu dengan ekolabel karena bambu yang tidak dipanen atau dimanfaatkan justru akan membusuk di alam dan melepaskan emisi Dalam pembahasan di Konferensi Perubahan Iklim PBB di Kopenhagen, Denmark, baru-baru ini, penanaman bambu diupayakan masuk dalam program Alih Guna Lahan dan Kehutanan (LULUCF), serta Reduksi Emisi dari Perusakan Hutan dan Degradasi Lahan (REDD). ”Dunia tidak akan bisa menolak bambu dengan ekolabel karena bambu yang tidak dipanen atau dimanfaatkan justru akan membusuk di alam dan melepaskan emisi,” kata Marc Peeters, salah satu penanam modal usaha pembibitan bambu satu-satunya di Indonesia dengan teknologi kultur jaringan dari Belgia, Senin (1/2/2010) di Jakarta. Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup Sarwono Kusumaat...

Diet Sehat Dengan Air Putih

By Finalia Kodrati, Lutfi Dwi Puji Astuti VIVAnews - Banyak wanita yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan tubuh yang indah. Bahkan, mereka rela melakukan operasi plastik atau mengosumsi obat-obatan mahal. Padahal, dengan air putih saja bisa bisa membantu wanita untuk menjaga keindahan tubuhnya. Ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, Dr Hardiansyah mengatakan berdasarkan hasil uji klinis air putih bisa membantu diet. Penelitian yang dilakukan di mancanegara terhadap kelompok orang yang minum 500 ratus ml air atau dua gelas air sebelum makan dan dilakukan selama tiga bulan terbukti bisa menurunkan berat badan sebanyak 2 kg dibanding kelompok orang yang tidak minum sebelum makan. Meski kalori yang masuk sama. "Uji klinis ini sudah dilakukan di mancanegara terhadap 75 orang yang diberi minum dan75 orang yang tidak diberi minum sebelum makan," kata Dr Hardiansyah dalam acara Woman Health Expo di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu 6 Februari 2010. Dia juga memberikan ...

7 Rasa Sakit di Selangkangan Pria

(Foto: thinkstock) Jakarta, Pria memang lebih bisa menahan sakit ketimbang wanita. Pria biasanya baru akan mempedulikan rasa sakit jika sudah menyangkut fungsi reproduksi. Ada 7 rasa sakit di selangkangan pria yang nyerinya cukup menyiksa. Gejala yang muncul bisa meliputi daerah testis, penis dan juga prostat seperti gatal, nyeri, benjolan, luka, ruam, bengkak atau rasa seperti terbakar. Dikutip dari Menshealth , Jumat (29/10/2010) terdapat 7 gejala yang menunjukkan adanya gangguan pada reproduksi yang letaknya di seputar selangkangan yaitu: 1. Mengalami nyeri di testis Rasa sakit atau nyeri pada testis biasanya disebabkan salah satu testis memutar sehingga bisa menghambat suplai darah, dan ini bisa menimbulkan rasa sakit yang menusuk. Kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan, karena bisa membuat seseorang kehilangan satu testisnya. Untuk mengetahuinya dokter akan melakukan pemeriksaan USG untuk melihat kondisi testis. 2. Mengalami rasa sakit pada saluran sperma ...