Langsung ke konten utama

Firefox 3.6 Akhirnya Dirilis, Diklaim sebagai Browser Terbaik

Mozilla Foundation akhirnya merilis browser terbarunya, Firefox 3.6, software penjelajah web yang diklaim sebagai "Browser Tercepat di Dunia". Di halaman muka website Mozilla dituliskan "World's Best Browser". Apa saja perubahan yang dilakukan dalam browser tersebut dibandingkan dengan pendahulunya sehingga Mozilla pede mengatakan demikian?
"Mozilla telah meningkatkan kinerjanya secara keseluruhan dan mempercepat waktu untuk menjalankannya," kata Mike Beltzner, Direktur Firefox, seperti dilansir Computerworld, Kamis (21/1/2010).
Ia mengatakan, untuk membuka halaman web kini bisa dilakukan 20 persen lebih cepat. JavaScript pada versi 3.6 ini juga dieksekusi 12 persen lebih cepat daripada dengan versi Firefox 3.5.
Firefox juga dilengkapi fitur keamanan baru yang akan mengecek plug in di browser seperti Adobe Flash Player atau Apple Quick Time sehingga selalu ter-update. Plug-in yang mencurigakan tidak akan dijalankan dan hanya diberi tahu cara melakukan update jika diinginkan.
Selain itu, browser terbaru ini juga dilengkapi fitur Personas yang memungkinkan pengguna memilih latar belakang browsernya sesuai dengan tema yang disukai dari sekitar 30.000 desain yang tersedia. Firefox 3.6 juga sudah mendukung teknologi web terbaru, seperti CSS, DOM, dan HTML5, termasuk fullscreen untuk video dan web open font format (WOFF).
"Firefox menawarkan penggunanya untuk mengatur pengalamannya sendiri, ini merupakan browser paling bisa dikustomisasi dan juga browser yang sangat cepat. Jadi, secara keseluruhan, saya kira Firefox merupakan paket komplet yang terbaik," tandas Beltzner.
Editor: wah
http://tekno.kompas.com/read/xml/2010/01/22/10473040/firefox.3.6.akhirnya.dirilis.diklaim.sebagai.browser.terbaik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bambu untuk Mengurangi Karbon Dioksida

Vegetasi bambu berdaya serap karbon dioksida tergolong paling besar, berbeda dengan jenis pohon lain karena bambu memiliki kemampuan fotosintesis efisien, yaitu menyerap kembali sebagian karbon dioksida yang dihasilkan. Dunia tidak akan bisa menolak bambu dengan ekolabel karena bambu yang tidak dipanen atau dimanfaatkan justru akan membusuk di alam dan melepaskan emisi Dalam pembahasan di Konferensi Perubahan Iklim PBB di Kopenhagen, Denmark, baru-baru ini, penanaman bambu diupayakan masuk dalam program Alih Guna Lahan dan Kehutanan (LULUCF), serta Reduksi Emisi dari Perusakan Hutan dan Degradasi Lahan (REDD). ”Dunia tidak akan bisa menolak bambu dengan ekolabel karena bambu yang tidak dipanen atau dimanfaatkan justru akan membusuk di alam dan melepaskan emisi,” kata Marc Peeters, salah satu penanam modal usaha pembibitan bambu satu-satunya di Indonesia dengan teknologi kultur jaringan dari Belgia, Senin (1/2/2010) di Jakarta. Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup Sarwono Kusumaat...

Diet Sehat Dengan Air Putih

By Finalia Kodrati, Lutfi Dwi Puji Astuti VIVAnews - Banyak wanita yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan tubuh yang indah. Bahkan, mereka rela melakukan operasi plastik atau mengosumsi obat-obatan mahal. Padahal, dengan air putih saja bisa bisa membantu wanita untuk menjaga keindahan tubuhnya. Ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo, Dr Hardiansyah mengatakan berdasarkan hasil uji klinis air putih bisa membantu diet. Penelitian yang dilakukan di mancanegara terhadap kelompok orang yang minum 500 ratus ml air atau dua gelas air sebelum makan dan dilakukan selama tiga bulan terbukti bisa menurunkan berat badan sebanyak 2 kg dibanding kelompok orang yang tidak minum sebelum makan. Meski kalori yang masuk sama. "Uji klinis ini sudah dilakukan di mancanegara terhadap 75 orang yang diberi minum dan75 orang yang tidak diberi minum sebelum makan," kata Dr Hardiansyah dalam acara Woman Health Expo di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu 6 Februari 2010. Dia juga memberikan ...

Banyak Tidur Saat Puasa Justru Bikin Lemas

Merry Wahyuningsih - detikHealth (Foto: thinkstock) Jakarta, Tidak sedikit orang yang hanya tidur-tiduran untuk menghabiskan waktu di siang hari pada saat puasa. Tapi kebiasaan tersebut justru membuatnya lemas dan tak bertenaga. Mengapa demikian? Pada saat melakukan ibadah puasa, sebaiknya tetap melakukan aktivitas sehari-hari. Alasan menghemat tenaga dengan tidur-tiduran justru akan membuat orang semakin lemas, tidak semangat dan tidak bertenaga. "Pada puasa, tubuh dipersiapkan untuk beraktivitas dengan makan pada saat sahur dan buka puasa, jadi sebaiknya aktivitas tetap dilakukan," tutur Dr.H.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB,FINASIM, dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Lambung dan Pencernaan, FKUI-RSCM, saat dihubungi detikHealth , Kamis (26/8/2010). Dr Ari mengatakan bila merasa ngantuk atau lelah, tidur sah-sah saja dilakukan. Tapi yang menjadi masalah adalah tidur dilakukan ketika tubuh merasa dalam kondisi 'on'. Pada saat t...